Wednesday, November 16, 2022

ketiga

Bacaan halaman 36-51

Hari ini saya mulai membaca pada halaman 36. Pada halaman tersebut dituli
skan "Understanding our childhood" semua pelajaran dan kejadian yang kita dapat pada masa kecil, biasanya sifatnya memahami apa yang ada di luar kita, tapi kita malah menjadi lupa untuk memahami diri kita sendiri. Padahal masa kecil memegang pengaruh besa untuk masa dewasa kita. Masa kecil adalah masa pembentukan karakteristik. Pada masa itu kita mulai mengenal hubungan, interaksi, kita juga mulai belajar mengenai sebab-akibat. Pada masa ini, kita mencari role model, yang kebanyakan adalah orang tua kita sendiri. Masa kecil adalah masa ketika kita merasa udah melakukan semua yang terbaik yang kita bisa, bahkan kita terus dituntut untuk melakukan  yang terbaik. Masa kecil adalah masa ketika idealisme kita pelan-pelan diruntuhkan oleh realitas yang terjadi. Dan akhirnya mulai mempengaruhi perilaku dan sifat kita, yang menimbulkan emosi-emosi negatif. Masa kecil semua orang itu complicated.

"Orangtua adalah tempat dimana kita menaruh kepercayaan kita, sekaligus tempat kecewa pertama kita"

Tapi yang kita ketahui juga orang tua juga manusia, mereka tidak sempurna, mereka melakukan yang terbaik yang mereka bisa. Mereka bukan standar kebenaran sehingga penilaian dan perlakuan mereka terhadap kita bisa salah. Dan kita harus menerima, memahami semua ini, kita masih punya kendali akan jadi orang seperti apa di esok hari. Menerima masa kecil kita itu emang nggak gampang, tapi kita juga berharap buat bisa menerima itu. Kita sebagai anak juga nggak sempurna maka they did the best they can, so you need to do your best you can. Kita pasti punya orang tua dengan sifat yang berbeda beda, mungkin sulit untuk menerima itu semua. "Its easy to do nothing, but its super hard to forgive." Mau balas dendam pun apa saat sudah tercapai akan menjadi lebih baik? memang kita puas tapi pasti hanya sementara. Satu-satunya jalan untuk kita buat terus maju dengan mulai, mengalah, bukan karena kita kalah tapi karena kita bijaksana.

Dengan begitu, kita pasti bisa menerima. Dengan begitu, kita pasti bisa terus maju, Dengan begitu kita bisa mulai fokus dengan hal yang lebih penting. We're not helpless kids anymore, kita bisa mulai memberi daripada terus terusan menuntut. Dengan begitu, kita bisa mulai berdamai dengan diri kita sendiri. Banyak pelajaran yang bisa saya dapat dari bacaan tadi, kita diajak untuk menerima diri kita sendiri walaupun banyak masa lalu yang sebenarnya tidak kita inginkan. 

Tanaman Tomat

Sudah hari ketiga semenjak aku menceritakan tanaman tomatku. Hari ini tomatku masih sama dengan kemarin, belom nunjukin perubahan yang beda banget. Aku juga ga lupa buat nyiremin tanaman tomat. Ngga banyak yang bisa aku ceritain hari ini, intinya tomatku masih sama kayak kemarin. Fotonya gelaapp, karena aku motonya pas malem ☝🏼


1 comment:

  1. Sebuah penerimaan diri, walau banyak masa lalu yang sebenarnya tidak kita inginkan.
    Masa lalu, adalah tempat kita belajar. Dari masa lalu, kita jadi punya pengalaman. Ada yg harus tetap kita perjuangkan, yaitu masa depan. Tetap berjuang, tetap melihat ke depan, dan jadikan masa lalu sebagai pengalaman berharga. Selamat berefleksi

    ReplyDelete