Tanaman Tomat
Hari ini diawali dengan cerita tanaman tomatku. Pagi hari, aku ngga lupa buat nyiramin dia biar tumbuh makin tinggiii. Aku ngasih nama mereka to sama mat, karena biar gampang dipanggilnya. Hari ini ada dua tangkai yang copot karena kemaren emang udah layu :((( tapi gapapa belajar dari pengalaman biar ga biarin tanaman tomat di luar keujanan wakakak. Hari ini tomatku belum keliatan beberapa perubahan, tapi aku yakin dia bakalan tumbuh tinggii dan berbuah yang banyaakk. "namun selama nafas berhembus, aku kan mencoba"Bacaan buku hal 22-33
Self esteem. Pada buku ini dituliskan self esteem itu tingkatan di mana seseorang memiliki nilai dan kepercayaan bahwa dia berharga. Nggak cuma bagi diri sendiri, tapi bagi dunia ini. Self esteem juga menentukan bagaimana seseorang mau terus berusaha melewati tantangan dalam hidup, dan bagaimana mereka memandang kegagalan. Sangkut pautnya dari halaman sebelumnya adalah tentang bagaimana cara orang tua mengasuh anaknya, dampak panjangnya jika kita terus membenci dan kita tidak bisa memaafkan sesuatu. Karena self esteem berkembang dari waktu ke waktu, pengalaman dan orang tua punya peran disitu. Semakin bertumbuh dewasa juga kita harus memiliki self esteem yang baik. Dari kecil sudah dilatih, seperti kita harus merasa tetap berharga, nggak minder, mau menerima diri sendiri. Kita jadi bisa menentukan arah hidup, punya kepercayaan diri untuk mengambil sebuah keputusan. Jadi kita semua diajak untuk menanamkan hal positif atau berpikir dengan positif mulai dari kecil, karena pengaruhnya juga sampai kita dewasa nanti.
Lalu pada halaman 27 sampai 33 dituliskan beberapa parenting styles. Mulai dari yang pertama, Authoritave Parenting yaitu hangat tapi tegas. Mereka punya demand atau tuntutan yang tinggi namun juga punya respons yang tinggi juga. Contohnya mereka memiliki banyak aturan dan anak mengikuti, maka akan ada respons yang diberikan contohnya seperti rewards. Jadi pola asuh seperti ini membuat anak merasa aman, mandiri, bertanggung jawab dan tentunya anak menjadi memiliki self esteem yang baik juga. Yang kedua ada Authoritarian Parenting, yaitu pola asuh yang memiliki tuntutan yang sangat tinggi namun tidak ada feedback atau respon yang diberikan. Hal ini membuat anak merasa memiliki banyak ntuntutan dan dituntut untuk menjadi sempurna, dan gampang merasa minder jika tidak melakukan sesuai ekspetasi. Tapi pola asuh tersebut juga ada good side effect nya, seperti anak menjadi semakin lebih mandiri dan pandai mengontrol diri sendiri. Lalu yang ketiga ada Uninvolved Parenting yaitu pola asuh yang kurang mendekatkan diri kepada anak atau kurang memberi perhatian. Dan membuat anak kurang merasa dipedulikan yang membuat anak juga semakin merasa bebas. Tapi pola asuh tersebut pasti punya beberapa faktor yang membuat seperti itu, karena setiap pilihan yang kita pilih punya pilihan untuk berakhir dengan baik juga. Dan yang terakhir adalah Permissive Parenting adalah tipe yang terlalu cinta, yang selalu memperbolehkan, atau bisa dibilang sulit buat bilang "nggak" Hal ini pastinya membuat anak menjadi manja, sulit untuk mengontrol diri. Lalu jika ditanya mana yang terbaik jawabannya pasti belum tentu karena kita juga tidak bisa menentukan mana yang terbaik itu semua tergantung dari diri masing-masing.
Jadi yang saya dapat dari beberapa halaman buku saya tadi adalah tentang self esteem, bagaimana cara membentuk self esteem yang baik, contohnya dengan mau menerima diri, tetap merasa bahwa diri berguna dan berharga bagi diri sendiri maupun dunia. Dan juga yang saya dapat adalah tentang cara orang tua yang mengasuh anaknya, banyak pola asuh seperti yang disebutkan tadi. Tentunya memiliki sifat dan cara yang berbeda beda, pola asuh orang tua juga bergantung pada anak kedepannya. Tapi pasti setiap orang tua berusaha melakukan yang terbaik untuk anaknya.

Semakin bertumbuh dewasa juga kita harus memiliki self esteem yang baik. Dengan dilatih, kita jadi berharga, nggak minder, mau menerima diri sendiri. Isi buku semakin bermanfaat, terus semangat dan merawat tomat dengan ketulusan dan perhatian,,🙂
ReplyDeleteterimakasih konten ini sangat mendidik 🙏
ReplyDelete