Bacaan halaman 132-147
Hari ini saya membaca di bab yang baru lagi yaitu "Feels like i always need someone" nggak semua orang yang kita peduliin juga bakal peduli sama kita <- harsh truth. dan itu nyakitin beberapa orang, tapi anehnya ga semua kayak gitu. Kadang kita susah paham dengan orang yang cuek atau yang tertutup banget. Atau bisa jadi kita orang cuek itu kita. Orang yang gak nyaman dengan kedekatan, yang sulit terbuka. Ini ada hubungannya dengan masa lalu kita. Kelekatan atau keterikatam emosi kita dengan figur yang kita anggap penting di hidup kita. Menurut Fraley, faktor pengalaman jadi peran terbesar dalam membentuk attachment style yang kita bawa sampai kita tumbuh dewasa. Nggak cuma pada saat masa kecil ketika tumbuh menjadi remaja pun, attachment style masih bisa berkembang.
Attachment styles ada 4. yang pertama secure. style ini cendeeung rendah kecemasan nya, rendah juga kecenderungan dia menghidar daei attachment. Yang kedua Anxious Pre-occupied, dia sangat takut diabaikan, sering khawatir kalo orang lain menganggap dirinya tidak berharga, suka ovt. Yang ketiga Dismissive, mereka super mandiri dan nggak takut kehilangan. Kesannya paling anti nempel dan paling anti ditempelin. Dan yang terakhir Fearful, mereka punya high avoidance dan high anxiety.
Semua relationship dalam hidup kita adalah hasil dari kita mencoba untuk mencari apa apa yang hilang dari relationship kita dengan orangtua kita.
Jadi gimana biar kita bisa merasa normal? yang bikin nggak tenang itu ada "ketergantungan pada manusia disini" karena bergantung dengan makhluk lain yang sama lemahnya dengan kita, itu menyengsarakan. mereka seringnya gak memenuhi ekspertasi yang kita buat sendiri yang akhirnya juga mengecewakan kita. Jadi jangan bergantung pada apa yang gak bisa bertahan.
No comments:
Post a Comment