Tanaman Tomat
Hari ini aku lupa buat foto tomatku, jadi aku pake foto lain dulu ya hehe. Aku juga lupa buat nyiramin tomatku :((( jadi dia agak sedikit layuu, karena aku nyiraminnya pas sore. Tapi aku jadiin pelajaran buat ga lupa buat nyiram to dan mat, biar nanti mereka cepet gedenyaaa.
Bacaan halaman 74-81
Hari ini saya mulai baca pada halaman 74, ngelanjutin yang kemaren. Hari ini bacaan nya sama, tentang harapan. Waktu masih kecil, kita adalah manusia yang penuh harap, rasanya semua terasa mungkin, nggak ada yang kita khawatirkan, kita tetap optimis. Lalu saat kita beranjak dewasa, kita mulai terdapat realitas, mulai sadar ternyata hidup nggak semudah itu.
Harapan-harapan yang kita bangun seringnya kalah, dihajar oleh realitas. Berulang-ulang.
Walaupun kita berkali-kali dijatuhkan oleh harapan, walaupun kanan dan kiri kita bilang untuk menyerah aja, walaupun memang terkesan udah nggak ada lagi harapan, tapi tetap aja kita bisa menemukan harapan lagi. Tapi harapan juga nggak datang sendirian, dia datang membawa kekhawatiran. Memang compicated. Tapi kadang kita butuh untuk terus maju, terus punya alasan untuk tetap hidup. Cara menghilangkan sebuah harapan, ya dengan terkabulnya harapan itu. Pasti harapan juga langsung ikut hilang. Selanjutnya atau kapanpun pasti kita butuh harapan baru. Jadi, kita harus pandai-pandai menaruh harap. Jangan sampai kita kehabisan harapan di tengah jalan. Tapi harapan juga penggerak yang besar juga. Di balik harapan yang paing besar, tersimpan juga potensi kekecewaan yang sama besarnya.

No comments:
Post a Comment